Mengenal Bisul Pada Bayi


Bayi sangat rentan akan terserang beragam penyakit karena metabolisme tubuh yang masih lemah. Salah satu tanda bayi terserang penyakit bisa dari bisul pada bayi yang muncul. Meski tidak selalu bertanda penyakit, namun bisul yang muncul pada bayi perlu diperhatikan. Bisul ini berupa benjolan-benjolan kecil yang muncul pada bagian tubuh bayi. Gangguan pada kulit ini dapat muncul dimana saja. Entah itu di tangan, kaki, wajah, kepala, bagian lipatan tubuh seperti ketiak, sikut, dan lulut. Sebagai orang tua sebaiknya tak meremehkan bisul ini, karena bila dibiarkan bisa menimbulkan penyakit lain. Bisul pada dasarnya benjolan merah yang muncul pada permukaan kulit. Benjolan ini bisa disebabkan karena infeksi dari bakteri ataupun bakteri.

Penyebab Bisul pada Bayi

Bisul pada bayi hampir sama dengan bisul pada umumnya yang berasal dari infeksi oleh bakteri yang sumbernya dari akar rambut serta pori-pori kulit. Bisul ini nantinya membentuk mata bisul berwarna putih atau kuning. Beberapa bisul bisa jadi pecah ataupun tidak. Bagi orang dewasa muncul bisul saja dapat merasakan kesakitan apalagi seorang bayi pasti sangat tidak nyaman. Meski terkadang bisul dapat sembuh sendiri dengan antibodi dari bayi, Anda sebagi orang tua juga harus paham penyebab bisul yang muncul pada bayi. Berikut beberapa penyebab munculnya bisul pada bayi.

  • Menurunnya kekebalan tubuh bayi mengakibatkan rentan terhadap sebuah penyakit. Salah satunya adalah bisul yang muncul pada bagian tubuh bayi. Bermasalahnya kekebalan tubuh bayi bisa disebabkan karena kurangnya tidur pada bayi atau waktu tidur bayi kurang teratur.Bisul juga bisa menyerang bayi yang baru lahir. Karena kekebalan tubuhnya baru jauh dari sempurna.
  • Kurangnya kebersihan tubuh bayi dan lingkungan sekitar bisa jadi penyebab munculnya bisul. Bayi yang mulai bisa bermain dengan alat di sekitarnya bisa jadi infeksi bakteri dari beberapa mainan yang kotor.Sebagai orang tua perlu memperhatikan kebersihan mainan, botol susu, bantal, selimut, serta tempat tidur bayi.
  • Bisul muncul karena alergi pada makanan tertentu. Sebaiknya perhatikan setiap makanan yang dimakan bayi. Gejala kemerahan pada kulit biasanya memicu tumbuhnya bisul pada bayi.
  • Kurangnya zat besi pada bayi bisa menyebabkan peredaraan oksigen ke otak menjadi terhambat. Nutrisi pada bayi kurang sempurna sehingga rentan pada penyakit salah satunya bisul ini.
  • Eksim bisa menjadi penyebab bisul yang menyerang bayi. Kulit yang mengalami gatal ruam dan peradangan akibat reaksi dari tubuh yang berlebihan salah satu pencetus tumbuhnya bisul.
  • Kulit yang terluka atau tergores dapat menjadi penyebab munculnya bisul. Kerana kulit uang terluka merupakan celah bakteri untuk masuk.
BACA:  Obat Radang Tenggorokan Untuk Ibu Hamil Bahan Alami

Itulah beberapa penyebab yang dapat memicu tumbuhnya bisul tubuh bayi. Beberapa kasus yang sering terjadi terkadang orang tua masih bingung untuk mengenali bisu atau hanya benjolan biasa. Bisul sitansai dengan benjolan kecil yang tertutup lapisan kulit. Dikatakan bisul karena lama kelamaan benjolan kecil menjadi besar dan bila lapisan ulit terbuka ada nanah yag berwarna putih atau kuning. Daerah bisul pada bayi terasa hangat dibanding daerah tubuh yang tak kena bisul. Lalu kondisi bisul seperti apakah yang perlu diwaspadai bila terjadi pada bayi. Kondisi bisul seperti apa yang harus dikonsultasikan pada dokter agar tak menjadi penyakit yang lebih parah. Meski orang tua sebenarnya tak usah khawatir dengan bisul yang terjadi pada bayi namun tak ada salahnya bila waspada dengan kondisi ini :

  1. bisul yang tumbuh pada sekitar area kedua mata perlu diwaspadai.
  2. bisul yang tak sembuh lebih dari 2 minggu dan justru makin bertambah banyak.
  3. bisul yang diikuti gejala-gejala lain seperti demam.
  4. bisul yang tumbuh di kulit memiliki tekstur kenyal bila disentuh.
  5. bayi sangat merasa kesakitan karena tumbuh bisul.

Kondisi seperti itulah yang butuh diwaspadai. Sangat disarankan untuk memeriksa lebih lanjut ke dokter agar bisul juga tak menyebar atau menular pada tubuh lain. Lantas apakah ada cara mengobati bisul pada bayi yang dapat dilakukan sendiri di rumah.

Penanganan Bisul pada Bayi

Tak perlu khawatir dan panik bila menghadapi kondisi seperti ini. Untuk mencegah bisul pada tubuh bayi yang semakin parah Anda dapat melakukan tindakan penanganan awal sebagai berikut :

  • Kompres bisul dengan air hangat beberapa menit dapat meredakan sakit dan bisa membantu keluarnya nanah dalam bisul. Anda cukup merendam handuk ke dalam air hangat lalu tempel handuk hangat ada bisul. Lakukanlah proses itu beberapa kali namun jangan terlalu memaksa untuk mengeluarkan nanah. Lakukan hal tersebut dengan kondisi tangan yang bersih.
  • Anda dapat menggunakan obat alami bisul pada bayi yaitu menggunakan daun sirih. Cara tradisional ini dapat meredakan bisul yang terjadi padabayi. Anda hanya perlu menumbuk sirih hingga cukup halus. Lalu Anda dapat mengoleskan pada bagian bisul yang muncul pada tubuh bayi.
  • Menggunakan cuka apel bila tak ada daun sirih. Cara ini bisa digunakan pada bisul bayi pada 3 bulan dengan cara mengoleskannya pada bagian bisul.
  • Jangan pernah memaksa untuk mengeluarkan nanah bisul. Hal ini penuh dengan risiko bila diterapkan pada bayi. Anda perlu bersabar untuk menunggu pecah sendirinya.
  • Gunakan salep bisul bayi yang dapat diperoleh dari resep dokter agar dapat mengurangi rasa sakit bayi yang mengalami bisul ini. Penggunaan salep juga akan mempercepat pengeringan bisul. Pastikan salep ini aman untuk bayi sehingga harus dalam resep dokter. Gunakan berdasarkan dosis yang tepat untuk bayi.
  • Menggunakan sabun antiseptik bila bisul pecah dan mengeluarkan nanah. Anda bisa menutupinya dengan kasa agar tak terinfeksi kembali.
BACA:  Obat Sakit Tenggorokan Untuk Ibu Hamil yang Aman

Hal yang paling penting menjaga kebersihan terutama tangan bila ingin menyentuh bayi.Kebersihan tangan dapat mencegah terjadinya bisul yang lebih parah. Meski Anda dapat memakai obat tradisional untuk bayi atau obat salep paling ampuh tetapi nutrisi pada bayi jauh lebih penting.Nutrisi yang dibutuhkan bayi adalah air susu ibu atau ASI. Semakin nutrisi terjaga bayi pun memiliki kekebalan tubuh yang baik sehingga rentan pada penyakit.

Penyakit bisul memang tak memandang usia baik bayi baru lahir, bayi 2 bulan, bayi 4 bulan, bayi 5 bulan, dan anak dapat terserang bila tak menjaga makanan dan kebersihan lingkungan. Sebagai orang tua perlu waspada pada bisul dengan kondisi tertentu. Namun tak perlu terlalu khawatir dan panik bila bayi Anda terserang bisul. Untuk menghindari penyakit kulit ini memang penting untuk mengetahui penyebab bisul dan cara mengobatinya. Ulasan di atas dapat Anda pahami agar tak panik bila menghadapi bisul pada tubuh bayi. Pemberian ASI bagi bayi tetap harus diberikan meski bayi terkena bisul.Keterangan lebih lanjut tak ada salahnya untuk mendapatkan saran dari dokter.

Baca Berita Lebih MudahDulu dikenal gemuk, 6 artis cantik ini sekarang jadi lebih langsing →





Artikel Pilihan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

/* */