Penyakit Jantung Koroner Pada Usia Muda Di Indonesia

Penyakit jantung koroner merupakan penyakit yang diakibatkan oleh menyempitnya pembuluh darah kecil. Penyempitan tersebut disebabkan adanya plak pada dinding pembuluh darah kecil atau dikenal pula dengan sebutan pengerasan arteri. Arteri atau pembuluh darah kecil bertugas memasok darah dan oksigen ke jantung.

Apabila terjadi hambatan dalam proses pemasokan, jantung dapat mengalami masalah besar. Padahal, gaya hidup dan pola makan kebanyakan orang saat ini yang mengandung banyak lemak merupakan salah satu faktor utama penyebab pembuluh darah menyempit dan tidak bisa lagi memasok darah dan oksigen ke jantung,

Penyakit Jantung Koroner di Indonesia

penyakit-jantung-koroner-usia-muda

Penyakit jantung koroner di Indonesia banyak disebabkan oleh rokok dan pola makan yang salah. Kebanyakan orang di Indonesia memasak makanannya dengan cara digoreng dalam minyak yang banyak. Selain itu, banyak kuliner nusantara yang memasukkan santan, jeroan dan bahan makanan lain yang berkolesterol tinggi.

Apabila konsumsi makanan tersebut tidak diimbangi dengan banyak makan serat dari sayuran dan buah-buah, kemungkinan besar kolesterol yang terkandung di dalam darah menjadi sangat tinggi. Kolesterol merupakan salah satu penyebab plak muncul di sepanjang dinding pembuluh darah arteri.

Penyakit jantung koroner terjadi karena pola makan dan juga gaya hidup seseorang yang kurang sehat. Jika dibiarkan tak tertangani, penyempitan pembuluh darah tersebut dapat menyebabkan serangan jantung dan bahkan kematian. Gejala penyakit jantung koroner antara lain munculnya rasa nyeri di dada, keletihan fisik, nafas terengah-engah dan berat serta jantung terasa seperti diremas.

Rasa sakit dan nyeri pada jantung umumnya tidak terjadi mendadak melainkan sudah mulai terasa namun terkadang sering diabaikan oleh penderitanya. Namun, sekali rasa sakit menyerang, resiko kematian mendadak menjadi lebih tinggi.

BACA:  Seluk Beluk Penyakit Hepatitis A Dan Pengobatannya

Penyakit Jantung Koroner Pada Usia Muda

Saat ini penyakit jantung koroner pada usia muda pun mulai umum terjadi. Jika dulu hanya orang-orang tua saja yang dianggap memiliki resiko serangan jantung, saat ini orang-orang muda pun memiliki resiko yang sama besarnya. Mengapa demikian? Sekali lagi pola makan serta gaya hidup tak sehat menjadi penyebab utamanya.

Gaya hidup orang-orang muda, khususnya yang tinggal di perkotaan umumnya tidak cukup baik. Konsumsi junk food, makanan cepat saji, rokok, alkohol serta kurang istirahat akibat kerja terlalu keras merupakan stereotype orang muda perkotaan masa kini.

Selain itu, stress dan kurangnya waktu yang tersedia untuk berolah raga dapat menjadi pemicu serangan jantung pada usia muda. Kadar kolesterol yang tinggi, hipertensi, diabetes mellitus merupakan faktor-faktor yang dapat mengarah pada serangan jantung.

Orang yang bertubuh terlalu gemuk juga memiliki resiko besar menderita serangan jantung, apalagi jika ada riwayat keturunan keluarga yang pernah mengalami masalah dengan serangan jantung.

Apabila Anda memiliki salah satu atau beberapa faktor resiko yang telah dijelaskan di atas, sebaiknya Anda memeriksakan kesehatan jantung Anda pada dokter spesialis jantung agar bisa mendapatkan pemeriksaan yang lengkap meliputi pemeriksaan ECG untuk mengetahui apabila ada kelainan pada jantung Anda.

Mulailah mengubah gaya hidup Anda, berhenti merokok saat ini juga. Merokok tidak hanya akan merusak kesehatan paru-paru tetapi juga jantung Anda. Usahakan untuk memanajemen stress yang berasal dari pekerjaan dan juga beban hidup, jaga berat badan agar tidak terlalu gemuk atau terlalu kurus. Makan makanan yang sehat dan bernutrisi tinggi serta melakukan olah raga rutin dan teratur setidaknya tiga kali seminggu sangat disarankan untuk mencegah munculnya penyakit jantung koroner.

 

BACA:  Macam - Macam Penyakit Mata dan Gejalanya serta Penyebabnya

Baca Berita Lebih MudahDulu dikenal gemuk, 6 artis cantik ini sekarang jadi lebih langsing →





Artikel Pilihan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

/* */