Waspadai Penyakit Kuning Pada Bayi dan Anak

Bayi mempunyai kondisi tubuh yang masih lemah, sehingga anda harus merawat bayi dengan baik dan benar. Anda harus memperhatikan asupan gizi dan juga kebersihan tubuh bayi. Penyakit yang sering menyerang bayi adalah penyakit kuning. Penyakit ini disebabkan oleh hati yang mengalami gangguan.

Hati atau liver tidak dapat memecah sel darah merah dengan sempurna, sehingga terjadi penumpukan bilirubin didalam darah dan menyebabkan warna kuning pada ata dan juga kulit bayi. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit ini.

Menjemur Bayi Pada Saat Pagi Hari

penyakit-kuning-pada-bayi-anak

Penyakit kuning pada bayi jika belum terlalu parah bisa diatasi dengan cara menjemur bayi pada saat pagi hari. Sekitar pukul 06.30 sampai pukul 9 pagi. Pada saat waktu tersebut matahari banyak sekali memancarkan vitamin D yang sangat baik untuk menyembuhkan penyakit kuning dan dapat membantu menurunkan kadar bilirubin dalam darah.

Anda bisa menelanjangi badan bayi pada bagian punggung. Jangan memaparkan sinar matahari tepat pada mata bayi karena akan menyebabkan iritasi. Jika penyakit kuning sudah hilang, anda tidak perlu terlalu sering untuk menjemur bayi.

Pemberian ASI Secara Rutin

Jika penyakit kuning pada anak anda tidak berangsur pulih. Anda bisa menggunakan untuk mengobati penyakit kuning. Lakukan pemberian ASi secara lebih rutin dari biasanya. Setelah dilakukan penjemuran, bayi pasti akan lebih cepat merasa haus, jadi anda bisa langsung menyusuinya. Terkadang bagi orang tua baru malas untuk memberikan asi kepada anaknya. Jika bayi kekurangan asupan asi, daya tahan tubuh bayi akan semakin turun dan penyakitnya tidak akan cepat sembuh.

2 minggu setelah kelahiran, anda bisa memeriksakan bayi anda pada dokter spesialis anak. Supaya anda tahu apakah anak anda terkena penyakit kuning atau tidak. Jika penyakit kuning pada bayi anda semakin parah. Anda harus segera merawat bayi anda di rumah sakit. Supaya di lakukan pemeriksaan lebih intens.

BACA:  Penyakit Diabetes Melitus Tipe 1 dan 2

Selain itu dapat dilakukan terapi fototerapi. Terapi ini dilakukan dengan cara menyinarkan cahaya biru pada tubuh bayi, supaya kadar bilirubin dalam darah cepat turun. Cara ini hampir sama dengan penjemuran dengan sinar matahari. Tetapi lebih intens dan lebih cepat untuk menurunkan kadar bilirubin dalam darah. Lalu bagaimana cara mengenali bayi yang terkena penyakit ini.

Ciri-Ciri Penyakit Kuning Pada Anak

Anda harus mengenali gejala penyakit kuning antara lain perubahan warna kuning pada seluruh badan, yang paling terlihat perubahan pada mata bayi yang berubah menjadi kuning. Selain itu anda juga bisa menggunakan alat khusus yang diletakkan pada dahi bayi, untuk mengetes kadar bilirubin dalam darah.

Penyakit kuning disebabkan oleh kadar bilirubin dalam darah yang meningkat. Kadar bilirubin yang meningkatkan bisa disebabkan oleh fungsi hati yang tidak berjalan normal. Golongan darah dan ibu yang berbeda dan karena ibu sering mengkonsumsi jamu-jamuan pada saat hamil.

Anda harus mengenali gejala penyakit kuning, supaya anda bisa segera untuk mengobatinya. Jika dibiarkan, akan menyebabkan kematian pada bayi. Lakukan penjemuran secara rutin dan berikan asupan asi lebih banyak daripada biasanya. Cara tersebut akan mempercepat proses penyembuhan penyakit pada bayi ini.

Jika selama 2 minggu penyakit tidak kunjung sembuh. Segeralah dibawa ke rumah sakit. Anda juga harus curiga, jika bayi anda sering lemas, tidak mau menyusui, dan juga sering mengalami demam. Ini juga bisa menjadi gejala awal terjadinya penyakit ini.

Baca Berita Lebih MudahDulu dikenal gemuk, 6 artis cantik ini sekarang jadi lebih langsing →





Artikel Pilihan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

/* */